West Papua Children
West Papuan Kids with traditional attire, culture is identity

renungan pagi sahabat2ku,


Selamat pagi sahabat2ku,
Renungan pagi ini,
Santapan Harian
Keadilan dari Tuhan
Mazmur 96
Tuhan digambarkan sebagai Allah yang Mahabesar karena perbuatan-Nya ajaib (3-4) dan juga sebagai Raja yang menghakimi dengan adil (10, 13). Sebab itu, Pemazmur mengajak umat untuk menyanyikan nyanyian baru sebagai pujian kepada Tuhan serta menceritakan karya Tuhan kepada segala bangsa (1-3). Dengan demikian, orang banyak akan mengerti bahwa hanya Tuhanlah yang berkuasa (5).
Setiap orang ingin diperlakukan dengan adil. Namun, tiap orang bisa memiliki konsep yang berbeda-beda mengenai keadilan. Bagi orang percaya, keadilan sejati bersumber pada keadilan Tuhan sendiri. Mazmur ini diakui sebagai bagian dari nyanyian puji-pujian Daud yang tercatat di 1Taw 16:8-36. Dalam nyanyian tersebut, Daud menyebutkan bahwa Tuhan tidak mengizinkan siapa pun menganggu umat-Nya saat jumlah mereka sangat kecil dan lemah. Di sini kita melihat bagaimana keadilan Tuhan berpihak kepada mereka yang kecil dan lemah.
Kalau ajakan pemazmur adalah menceritakan perbuatan Tuhan yang ajaib, maka fokus utamanya bukan terletak pada cerita melainkan pada tindakan nyata. Tindakan Allah adalah cerita utama pemazmur. Orang percaya dipanggil untuk meneladani keadilan Tuhan. Ketika ada pihak kecil dan lemah, bukan menjadi alasan bagi siapa pun untuk meremehkan atau menyingkirkan mereka. Sebaliknya mereka harus diperhatikan. Karena itu, segala keputusan dan tindakan, baik oleh pribadi maupun gereja, harus mempertimbangkan keberadaan mereka.
Siapakah yang kecil dan lemah itu? Orang-orang miskin, yang tak berpendidikan, yang status sosialnya rendah, cacat atau difabel, golongan minoritas, anak-anak dan lainnya. Sering kali mereka diremehkan karena kelemahan dan kekurangannya. Namun, Tuhan berpihak kepada mereka. Bukankah kita harus melakukan hal yang sama?
Siapakah yang paling lemah dalam keluarga kita? Malukah kita dengan kelemahan keluarga kita? Marilah kita bertekad untuk menghargai mereka yang kecil dan lemah sehingga keadilan Tuhan terwujud secara konkret dalam hidup kita. [THIE]
Selamat hari Minggu n slmt beribadah. Tuhan Yesus memberkati kita semua.
 sumber : Facebook .com
Posting : Ev.N  Ebakaiby .Uty
 🙏


Read more

IRAMA MIMPI Oleh Hikari Fukishiro


Alunan mimpi itu bergema lepas
Silih berganti memberikan nafas
Irama khayal yang terus berarah
Semakin hari membawa aku ke arah aneh

Mimpi...
Ya mungkin itu hanya sekedar mimpi
Mimpi yang silih berganti menghantui
Mimpi yang kian hari mengikuti
Tapi jika bisa aku bicara
Kalian salah berbicara
Kalian tak benar berkata
Kalian hanya sekedar menghidari hal nyata
Aku tak hidup didalam mimpi
Aku tak sekedar bermimpi
Atau aku hanya dikelilingi hidup mimpi
Aku bukan seorang pemimpi tak berati
Tapi..
Aku hidup untuk mewujudkan mimpi
Aku berbuat untuk membuatnya berarti
Aku akan mencapai MIMPI
Dan..
Hingga nanti kalian akan melihat
Bahwa mimpi yang terpekat
Mampu membuat kalian TERPIKAT!


Read more

Retreat Akbar DPP KINGMI Papua dan Papua Barat telah Dibuka Secara Resmi oleh Bupati Kabupaten Mimika



Retreat Akbar DPP KINGMI Papua dan Papua Barat telah Dibuka Secara Resmi oleh Bupati Kabupaten Mimika 0 Gereja, Kegiatan, Mama Papua, Perempuan Papua, Timika 18:57 Sebarkan ! "Share"... AddThis Sharing Buttons Share to FacebookFacebook36Share to TwitterTwitterShare to Google+Google+Share to LINELINEShare to WhatsAppWhatsApp Retreat Akbar DPP KINGMI Papua dan Papua Barat telah Dibuka Secara Resmi oleh Bupati Kabupaten Mimika Suasana Retreat Departemen Pemberdayaan Perempuan (DPP) Gereja Kemah Injil (KINGMI) se-tanah Papua 14/10/2016. Foto: Melsedik U Yogi Timika, Tabloid-WANI -- Retreat Departemen Pemberdayaan Perempuan (DPP) Gereja Kemah Injil (KINGMI) se tanah Papua, secara resmi telah dibuka oleh Bupati Kabupaten Mimika Eltinus Omaleng, SE di Gedung Eme Neme Yau Ware Timika Indah jalan Belibis pada Jam 10:15 WIT. Bupati Kabupaten Mimika dalam sambutanya mengatakan, Perempuan Papua ternyata bisa memimpin di negerinya sendiri, sehingga mengadakan kegiatan akbar retreat Departemen Pemberdayaan Perempuan Gereja KINGMI di tanah Papua yang luar biasa. Dalam khotbah yang di sampaikan oleh Ketua Departemen Perempuan Gereja KINGMI Papua, Pdt Ibu Rut Adii, M.SG di bawah sorotan Tema: “BERUBAH UNTUK MENJADI KUAT“ maka Perempuan Papua mampu berubah dan menyeluaskan pemahaman harkat kemanusiaan Perempuan yang sama dan satu dengan Laki-laki adalah sarana tangan Tuhan membangun dan membaharui hidup jasmani dan rohani dalam keluarga, lingkungan sekitar kita. Memperbaiki dan memperbaharuhi hidup Perempuan KINGMI Papua dan tunduklah kepada suami kita. Lanjut Pdt Rut Adii, Alkitab mencacat bahwa Tuhan membangkitkan sebagai Ibu. Kepimimpinan seorang Ibu dengan kemuliaan dan keagungan seorang ibu tetapi bukan seorang Bapak seorang Ibu memimpin membesarkan anak-anaknya dengan cintah kasih, kelemah-lembutan, air mata, sukacita bukan dengan kemarahan, ketegasan dan kekerasan dalam
rumah tanggah. Agar anak-anak generasi penerus di negeri ini menjadi cerdas diatas tanah Papua, tegaskan di tenggah-tenggah ribuan peserta yang hadir. Bupati Puncak Papua, Wilem Wandik mengatakan, mama-mama Gereja KINGMI Papua luar biasa dan kalian hebat, ambil contoh Yesus datang di dunia ini melalui seorang Perempuan yaitu Maria maka mama-mama dari 13 Koordinator mampu mengadakan kegiatan besar oleh sebab itu, kandungan anda jaga baik dan makan makanan yang sehat bervitamin, agar melakirkan generasi penerus otak yang cerdas mereka lebih dari kami. ujarnya. Sambutan dari Pdt Dr Benny Giyai PhD mengatakan perempuan-perempuan kalian adalah bintang-bintang papua, kami melihat kondisi saat ini papua sedang menuju kepunaan oleh sebab itu melalui kegiatan retreat kita angkat harkat dan martabat sebagai perempuan papua dan retreat seperti ini kami mendakan lima tahun sekali maka mama-mama bintang papua mengikuti kegiaatan akbar ini dengan baik selama satu minggu tanggal 24 s/d 29 oktober 2016 untuk menuju gereja era globalisasi yang berkembang. Baca juga berikut ini: Mama-mama Papua Menangisi Kepergiannya... Jokowi Batal Mengunjungi Pembangunan Pasar, Mama-mama Papua Merasa Kecewe

 Posted : AWI-PAPUA ,EV.N.EBAKAI BI UTY
di tulis oleh : Melsedik U Yogi 

sumber :http://www.tabloid-wani.com/2016/10/retreat-akbar-dpp-kingmi-papua-dan-papua-barat-telah-dibuka-secara-resmi-oleh-bupati-kabupaten-mim

Retreat DPP Kingmi Koordinator Puncak Papua akan Berlangsung Akhir Oktober 0 Gereja, Kegiatan, Puncak, Rohani 07:14 Sebarkan ! "Share"... AddThis Sharing Buttons Share to FacebookFacebook153Share to TwitterTwitterShare to Google+Google+Share to LINELINEShare to WhatsAppWhatsApp Retreat DPP Kingmi Koordinator Puncak Papua akan Berlangsung Akhir Oktober Ketua panitia, Ibu Salomina Wayau, S.PAK sebelah kiri. Sekretaris Ibu Betty Kobepa, S.Th di tengah. Wakil ketua, Ibu Ligia Pigome, sebelah kanan. Foto: Melsedik Yogi Timika, Tabloid-WANI -- Retreat Departemen Pelayanan Biro Perempuan (DPP), Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, koordinator Puncak Papua akan dilaksanakan pada tanggal 24 s/d 29 Oktober 2016, kemudian registrasi peserta pada tanggal 22 s/d 23 Oktober, dan peserta tiba di Timika tanggal 17 sampai 21 Oktober 2016. Sekretaris panitia, Ibu Betty Kobepa S.Th temui saat ditemua WANI mengatakan. "Hari sabtu tanggal 24 September 2016, kami koordinator Puncak Papua dari 9 Klasis menjadi tuan rumah untuk kegiatan Akbar ini". Lanjut Kobepa, "Departemen Pemberdayaan Perempuan Sinode Papua memberikan rekomendasi kepada koordinator Puncak Papua maka, Klasis Timika sebagai tuan rumah, untuk itu, panitia sedang mempersiapkan, penginapan dan keperluan lainnya. Maka itu, kami butuh dukungan dari berbagai pihak baik Pemerintah daerah Kabupaten Mimika, para Bupati dari se tanah Papua maupun swasta untuk menyukseskan kegiatan tersebut" Harapnya. Baca ini: Pemuda Kingmi Dukung ULMWP Masuk Menjadi Keanggotaan Penuh di MSG Dari tempat yang berbeda, ketua panitia Ibu Salomina Wayau S.PAK mengatakan, peserta yang hadir dalam kegiatan akbar tersebut ada 13 koordinator, yaitu: Koordinator Puncak Papua, Koordinator Mamta, Koordinator Teluk Cendrawasih, Koordinator Papua Barat, Koordinator Dogiyai, Koordinator Deiyai, Koordinator Paniai, Koordinator Intan jaya, Koordinator Yahukimo, Koordinator Jayawijaya, Koordinator Puncak Timur, Koordinator Puncak Selatan dan Koordinator Nduga. Jumlah peserta yang akan hadir dari perwakilan setiap Klasis adalah masing-masing 15 orang, dan perkiraan jumlah keseluruhnya adalah sekitar 5.000.000 peserta, dan itu'pun belum termasuk dengan para undangan serta simpatisan yang akan hadir. "Tempat pelaksanaan Retreat tersebut di gedung Eme Neme Yauware Jalan Belibis, Timika Baru dan akan berlansung pada tanggal 24 Oktober sampai dengan 29 Oktober 2016" Ungkap Ketua Panitia Ibu Salomina Wayau. Posted by: Melsedik Ugapigu Yogi Copyright ©Tabloid WANI

Sumber: http://www.tabloid-wani.com/2016/09/retreat-dpp-kingmi-koordinator-puncak-papua-akan-berlangsung-akhir-oktober.html
Retreat DPP Kingmi Koordinator Puncak Papua akan Berlangsung Akhir Oktober 0 Gereja, Kegiatan, Puncak, Rohani 07:14 Sebarkan ! "Share"... AddThis Sharing Buttons Share to FacebookFacebook153Share to TwitterTwitterShare to Google+Google+Share to LINELINEShare to WhatsAppWhatsApp Retreat DPP Kingmi Koordinator Puncak Papua akan Berlangsung Akhir Oktober Ketua panitia, Ibu Salomina Wayau, S.PAK sebelah kiri. Sekretaris Ibu Betty Kobepa, S.Th di tengah. Wakil ketua, Ibu Ligia Pigome, sebelah kanan. Foto: Melsedik Yogi Timika, Tabloid-WANI -- Retreat Departemen Pelayanan Biro Perempuan (DPP), Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, koordinator Puncak Papua akan dilaksanakan pada tanggal 24 s/d 29 Oktober 2016, kemudian registrasi peserta pada tanggal 22 s/d 23 Oktober, dan peserta tiba di Timika tanggal 17 sampai 21 Oktober 2016. Sekretaris panitia, Ibu Betty Kobepa S.Th temui saat ditemua WANI mengatakan. "Hari sabtu tanggal 24 September 2016, kami koordinator Puncak Papua dari 9 Klasis menjadi tuan rumah untuk kegiatan Akbar ini". Lanjut Kobepa, "Departemen Pemberdayaan Perempuan Sinode Papua memberikan rekomendasi kepada koordinator Puncak Papua maka, Klasis Timika sebagai tuan rumah, untuk itu, panitia sedang mempersiapkan, penginapan dan keperluan lainnya. Maka itu, kami butuh dukungan dari berbagai pihak baik Pemerintah daerah Kabupaten Mimika, para Bupati dari se tanah Papua maupun swasta untuk menyukseskan kegiatan tersebut" Harapnya. Baca ini: Pemuda Kingmi Dukung ULMWP Masuk Menjadi Keanggotaan Penuh di MSG Dari tempat yang berbeda, ketua panitia Ibu Salomina Wayau S.PAK mengatakan, peserta yang hadir dalam kegiatan akbar tersebut ada 13 koordinator, yaitu: Koordinator Puncak Papua, Koordinator Mamta, Koordinator Teluk Cendrawasih, Koordinator Papua Barat, Koordinator Dogiyai, Koordinator Deiyai, Koordinator Paniai, Koordinator Intan jaya, Koordinator Yahukimo, Koordinator Jayawijaya, Koordinator Puncak Timur, Koordinator Puncak Selatan dan Koordinator Nduga. Jumlah peserta yang akan hadir dari perwakilan setiap Klasis adalah masing-masing 15 orang, dan perkiraan jumlah keseluruhnya adalah sekitar 5.000.000 peserta, dan itu'pun belum termasuk dengan para undangan serta simpatisan yang akan hadir. "Tempat pelaksanaan Retreat tersebut di gedung Eme Neme Yauware Jalan Belibis, Timika Baru dan akan berlansung pada tanggal 24 Oktober sampai dengan 29 Oktober 2016" Ungkap Ketua Panitia Ibu Salomina Wayau. Posted by: Melsedik Ugapigu Yogi Copyright ©Tabloid WANI

Sumber: http://www.tabloid-wani.com/2016/09/retreat-dpp-kingmi-koordinator-puncak-papua-akan-berlangsung-akhir-oktober.html
Retreat DPP Kingmi Koordinator Puncak Papua akan Berlangsung Akhir Oktober 0 Gereja, Kegiatan, Puncak, Rohani 07:14 Sebarkan ! "Share"... AddThis Sharing Buttons Share to FacebookFacebook153Share to TwitterTwitterShare to Google+Google+Share to LINELINEShare to WhatsAppWhatsApp Retreat DPP Kingmi Koordinator Puncak Papua akan Berlangsung Akhir Oktober Ketua panitia, Ibu Salomina Wayau, S.PAK sebelah kiri. Sekretaris Ibu Betty Kobepa, S.Th di tengah. Wakil ketua, Ibu Ligia Pigome, sebelah kanan. Foto: Melsedik Yogi Timika, Tabloid-WANI -- Retreat Departemen Pelayanan Biro Perempuan (DPP), Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, koordinator Puncak Papua akan dilaksanakan pada tanggal 24 s/d 29 Oktober 2016, kemudian registrasi peserta pada tanggal 22 s/d 23 Oktober, dan peserta tiba di Timika tanggal 17 sampai 21 Oktober 2016. Sekretaris panitia, Ibu Betty Kobepa S.Th temui saat ditemua WANI mengatakan. "Hari sabtu tanggal 24 September 2016, kami koordinator Puncak Papua dari 9 Klasis menjadi tuan rumah untuk kegiatan Akbar ini". Lanjut Kobepa, "Departemen Pemberdayaan Perempuan Sinode Papua memberikan rekomendasi kepada koordinator Puncak Papua maka, Klasis Timika sebagai tuan rumah, untuk itu, panitia sedang mempersiapkan, penginapan dan keperluan lainnya. Maka itu, kami butuh dukungan dari berbagai pihak baik Pemerintah daerah Kabupaten Mimika, para Bupati dari se tanah Papua maupun swasta untuk menyukseskan kegiatan tersebut" Harapnya. Baca ini: Pemuda Kingmi Dukung ULMWP Masuk Menjadi Keanggotaan Penuh di MSG Dari tempat yang berbeda, ketua panitia Ibu Salomina Wayau S.PAK mengatakan, peserta yang hadir dalam kegiatan akbar tersebut ada 13 koordinator, yaitu: Koordinator Puncak Papua, Koordinator Mamta, Koordinator Teluk Cendrawasih, Koordinator Papua Barat, Koordinator Dogiyai, Koordinator Deiyai, Koordinator Paniai, Koordinator Intan jaya, Koordinator Yahukimo, Koordinator Jayawijaya, Koordinator Puncak Timur, Koordinator Puncak Selatan dan Koordinator Nduga. Jumlah peserta yang akan hadir dari perwakilan setiap Klasis adalah masing-masing 15 orang, dan perkiraan jumlah keseluruhnya adalah sekitar 5.000.000 peserta, dan itu'pun belum termasuk dengan para undangan serta simpatisan yang akan hadir. "Tempat pelaksanaan Retreat tersebut di gedung Eme Neme Yauware Jalan Belibis, Timika Baru dan akan berlansung pada tanggal 24 Oktober sampai dengan 29 Oktober 2016" Ungkap Ketua Panitia Ibu Salomina Wayau. Posted by: Melsedik Ugapigu Yogi Copyright ©Tabloid WANI

Sumber: http://www.tabloid-wani.com/2016/09/retreat-dpp-kingmi-koordinator-puncak-papua-akan-berlangsung-akhir-oktober.html


Read more

DOAKAN RETRIT DEPARTEMEN PERKAUAN SINODE KINGMI DI TANAH PAPUA

Program Kerja Departemen PERKAUAN Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua yang diselenggarakan 24-29 Oktober 2016 tuan rumah Koordinator Puncak Selatan dan Puncak Jaya di Timika. Untuk itu selaku Gembala Sidang KINGMI di Klasis Mimika sekaligus sebagai Seksi Doa Panitia Retrit Perkauan Sinode KINGMI Papua ini kami menyerukan pokok-pokok doa, yang didoakan oleh seluruh warga Gereja Kemah Injil (KINGMI) di seluruh Papua, Papua Barat dan luar Papua adalah:
1. Doakan Keamanan selama kegiatan ini berlangsung semua berjalan dengan aman dan lancar, tanpa ada gangguan dari pihak manapun. meminta agar pihak sorga mengambil bagian dalam seluruh kegiatan ini.
2. Doakan kesehatan seluruh Peserta yang wadir sehingga tidak ada yang kenah kesakitan agar semua peserta ikut Retrit ini dengan aman dan lancar.
3. Doakan semua Acara dalam kegiatan ini sehingga semua berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Panitia.
4. Doakan Panitia dan tanggungjawab dalam menjalankan tugas yang mulia ini, ada kesatuan, persatuan.
5. Doakan dan patahkan dan galaukan, singkirkan segala program jahat dalam kegiatan ini untuk menganggu kegiatan mulia ini.
6. Doakan tempat penyelenggara di Kota Timika ini. Sebenarnya kenah DISIPLIN GEREJA tapi kegiatan ini dilakukan karena lemahnya penegakkan Displin Gereja dari Pimpinan Sinode dan Koordinator terhadap KLASIS yang umatnya bertikai.
Timika, 20 Oktober 2016
Seksi Doa Panitia Retret Departemen PERKAUAN Sinode
GEREJA KEMAH INJIL (KINGMI) DI TANAH PAPUA
di posting Oleh : Ev.N.Ebakaiby,Uty
ditulis oleh Pdt. Deserius Adii, S.Th.

Foto -Foto















Read more

RENUNGAN UNTUK SEMUA ANAK..!! INGATLAH ORANG TUA RELA BERKORBAN APA SAJA SAAT MEMBESARKANMU


RENUNGAN UNTUK SEMUA ANAK..!! INGATLAH ORANG TUA RELA BERKORBAN APA SAJA SAAT MEMBESARKANMU,,,BERBAKTILAH SEBELUM TERLAMBAT..!!! AYO YANG SETUJU LIKE DAN BAGIKAN..



Satu narasi buat hati tiap-tiap anak bakal rasakan rasa sedih karena sikapnya pada orangtua sendiri.
Ada seorang pria tua yang sudah berusia mengambil keputusan tinggal bersama dengan anak lelaki sulungnya. Anaknya itu telah menikah dan punyai anak berusia lima th.. Pria tua itu karena telah faktor umur, tangannya kerap gemetaran, pandangan telah semakin kabur, jalannya telah tak kuat seperti dahulu.

Satu malam, saat tengah makan malam berbarengan keluarga anaknya, pria tua itu menjatuhkan gelas susunya sampai buat meja makan jadi sedikit berantakan. Terkecuali gelas susu, ia juga kesulitan makan karena tangannya sering gemetaran dan saat makan sedikit berantakan.

Apa yang terjadi?
Menantu dan anak lelaki kandungnya agak merasa jengkel akibat momen itu. Anak lelakinya berkata pada istrinya ‘Karena peristiwa itu kita harus kerjakan satu hal pada bapak. ’

Dan istrinya menjawab,
‘Kita tidak punyai persediaan susu yang banyak untuk selalu ditumpahkan. Ayah juga sering berisik saat makan. Saya lelah bersihkan makanan yang berantakan dilantai usai makan’.

Dicapailah perjanjian pada istri dan anak lelaki kakek itu.
Mereka selanjutnya buat satu meja makan yang kecil dan menempatkan disudut ruang tak jauh dengan ruangan makan keluarga. Diluar itu mereka berdua siapkan gelas plastik, piring plastik untuk orang tuanya. Hal sejenis ini ditangani agar saat gelas jatuh tidak pecah.

Hari untuk berhari berlalu
dimana orangtua mereka memakai


saat untuk makan di meja kecil itu dengan diwaktu
bersamaan anak, menantu dan cucunya makan
di meja paling penting keluarga.
Satu saat saat makan malam, menantu dan anaknya lihat orangtua mereka tengah

makan. Tampak terang pria tua itu tengah rasa sedih. Namun, apa yang berjalan. Anak lelakinya berucap, tidak ada lagi gelas dan piring yang jatuh dan pecah.

Malampun sudah larut. Ketika siang hari saat jam istirahat kerja, anak lelaki pria tua itu pulang dari kantor dan didapati anaknya sendiri tengah repot bermain dengan mainan biasanya dari plastic seperti gelas, piring, sendok dll. Ia juga menanyakan, Nak gemari mainnya, apa yang tengah anda kerjakan?
Anak kecil 5 th. yakni cucu dari pria tua itu menjawab dengan polos. ‘ Piring sama gelasnya saya siapin dan berikanlah untuk bapak dan ibu saat saya telah besar nantinya. ’

Mendengar kalimat dari anaknya sendiri, sekian menghujam pria itu. Ia sekian sedih karena merasa bersalah pada Ayahnya dan ia juga menangis. Mulai hari itu, meja kecil untuk ayahnya disimpan. Lalu ia berbarengan istrinya minta maaf pada ayahnya karena memperlakukannya seperti orang lain di rumah mereka.
Sejak mulai hari itu, ayahnya telah berkumpul dan makan berbarengan di meja makan keluarga. Bahkan saat ayahnya menjatuhkan sendok, gelas sesekali atau makanan yang berantakan ia segera bersihkan sendiri.

Sahabat, jadikanlah gambaran cerita itu sebagai renungan untuk pribadi sendiri. Yaitu sudah keharusan tiap-tiap anak untuk memperlakukan orang tuanya baik Ibu atau Bapak dengan baik saat mereka berusia lanjut. Ingatlah, saat kita masih tetap kecil orangtua kita dengan tulus membuat perlindungan, melindungi, berikan perhatian bahkan ikhlas bertaruh nyawa untuk anaknya tercinta. Jadi, jangan pernah meskipun bikin hati orangtua bersedih karena perbuatan kita.

Ya Allah, ampunilah kami karena telah lupa membuat perlindungan ke-2 orangtua kami, Ya Allah sayangilah mereka seperti mereka menyayangi kami pada saat kami kecil. Amin. Semoga bermanfaat, jazakumullah.
 
 sumber :internet 
Posting Oleh : Ev. N Ebakaiby Uty



Read more

ULANG TAHUN YANG KE 45 GEREJA KEMAH INJIL KINGMI SINODE PAPUAKLASIS PANIAI BARAT OBANO JEMAAT REHOBOT TIPAKOTU

MULIA AWAL BERDIRI JAMAAT INI
 PADA TANGGAL  5 AGUSTUS  1972 -  2016
Oleh Bpk Pdt Daniel Uti (Alm)
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang." Lukas 19:10
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu 1 Tesalonika 5:18
“Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?” Roma 8:34
Kepada para Udangan dan hambah Tuhan , saudara bakan umat Tuhan jemaat Rehobot yang kami  kasihi di dalam Tuhan Yesus Kristus. Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas perhatianya kepada saya. Dengan ucapan-ucapan kata selamat ulang tahun kepada saya. Ucapan yang berisi doa-doa dan harapan yang baik yang dicurahkan kepada saya. Hal itu sangat memberkati kita umat yang ada di dunia ini . kita umat Jemaat Rehobot tipakotu  menerima semua berkat yang sesuai dengan doa dan harapan yang sudah dipanjatkan kepada Tuhan untuk kami semua karena berkat Tuhan kita  usia Gereja Kemah Injil Kingmi Jemaat Rehabot Tipakotu Berjalan Dan Bertama Setahun Lagi Yaitu 45 tahun lagi . Bahkan perhatian-perhatian itu jauh sangat berharga bagi kami , dari pada sekedar hadiah berbentuk benda mati. Saya sangat diberkati dengan hal-hal demikian. kami tidak membalas apa-apa kecuali dengan doa dan harapan yang sama, kiranya Tuhan memberkatimu semua.
Dalam renungan ulang tahun Gereja  ini. Kita  merasa bahwa Allah telah menunjukkan kasihnya kepada kita  dengan pembelaanNya yang hebat kepada kami pribadi. Mengapa? Karena kam  dilahirkan dari keluarga sederhana. Kami bukan turunan bangsawan. Dilahirkan di tempat yang sederhana, bahkan berada dalam lingkungan yang sederhana juga. Dari situasi ini menjadikan saya adalah orang sederhana yang tidak memiliki kemampuan seperti yang lain. Tidak memiliki kepintaran seperti orang-orang yang di sekiling saya, bahkan tidak memiliki kelebihan apa-apa seperti teman-teman saya. Dengan demikian menjadikan saya banyak direndahkan dimana-mana, bahkan dihina dan tidak mendapatkan simpatik sama sekali. Namun kami  merasa Allah sebagai Bapa kami , selalu membela kami umat mu  dimanapun kami  berada. Allah yang membela saat kami  direndahkan. Allah yang membela saat kami  dihina. Allah yang membela kami umat Tuhan , saat kami  disingkirkan. Seandainya Allah tidak membela  kami umat Tuhan ,kami  bisa bayangkan jadinya umat Tuhan Jadinya  seperti apa. Tetapi Allah selalu membela kami dalam pelayanan  dalam segala situasi dan kondisi. Inilah yang menjadikan kami  tetap berdiri tegak, kokoh dalam iman dan kuat dalam menghadapi badai kehidupan. Kami  sungguh merasakan Allah yang membela hidup kami dalam pelayanan dan dalam kehidupan kami  jemaat rohobot tipakotu . Terima Kasih. Tuhan memberkati.

kami dari umat yang belum ikut ulang tahun Jemaat kami ,kami menyampaikan selamat merayakan ulta yang ke 45 Ucapan Dari ....
Keluarga Besar Uti Keiya Pigai Pigome ,Pekei ,Kudiyai Ditimika 
  Keluarga Besar Uti Keiya Pigai Pigome,degei ,you Di Jayapura 
Keluarga Besar Uti Keiya Pigai Pigome,nakapa,Pekei di nabire 
Keluarga Besar Uti Keiya Pigai Pigome  Nawiapa asmat 
Keluarga Besar Uti Keiya Pigai Pigome  kotouki wamena 
Keluarga Besar Uti Keiya Pigai Pigome yeimo Enarotali    
 
DAFTAR NAMA –NAMA GEMBALA SIDANG YANG MELAYANI
DI JEMAAT REHOBOT TIPAKOTU
MULAI PADA TAHUN  1972  S/ D  2016
No
Nama Pdt/Ev
Tahun Melayani
Ibu
Bapak
KTR
1
Pdt .Daniel Uti
2 Kali Buka
-
Alm
2
Pdt Elisa Ogetai
2 Kali Buka
ü   
Alm
3
Pdt. Paulus Boma
3  Bulan .1 Kali
-
ü   
4
Pdt . Obaya Pigome
9 Tahun ,3 Kali
-
ü   
5
Pdt . Yakop Yukei
5 Tahun 1.Kali
ü   
Alm
6
Pdt .Thobias Yukei
6 Bulan 1 Kali
ü   
Alm
7
Pdt .Mika Uti
2 Tahun 2 Kali
-
ü   
8
Pdt Daniel Keiya
 3 Bulan 1 Kali
-
ü   
9
Pdt .Yusuf Pigome
6 Bulan 1 Kali
-
ü   
10
Pdt Yakob Pigai
5 Tahun 8 Bulan 2 Kali
-
ü   
11
Pdt .Yakubus Pigome
17 Thn 3 Bulan 3 Kali
-
12
Pdt .Yafet Pigai
5  Tahun 1 Kali
ü   
Alm
13
Pdt .Martinus Pigai
6 Tahun 1 Kali
-
ü   
14
Pdt .Pilipus Tebai
6 Tahun 1 Kali
-
ü   
15
Ev. Yulian Tebai
3 Tahun 1 Kali
-
ü   
16
Pdt  Lamek  Boma
1 Thn 1 Kali
-
ü   
17
Pdt .Stepanus Pigai
3 Bulan
-
ü   
18
Majilis Teladan
42 Tahun
-
Anton Uti
Daftar Permandian Mulai Dari Tahun 1972 Sampai Dengan 2016
No
Nama Pdt
Jumlah Orang
Periode
1
Pdt .Trotiman
2 Orang
Satu
2
Pdt .Septaleita
3 Orang
Satu
3
Pdt Matius Tebai
77 Orang
4 Empat
4
Pdt Simon Tebai
3 Orang
Satu
5
Pdt Lukas Gobai
2 Orang
Satu
6
Pdt Daniel Uti
59 Orang
5 Lima
7
Pdt Yosia Tebai
3 Orang
Satu
8
Pdt Obaya Pigome
57 Orang
5 Lima
9
Pdt Yakob Yukei
19 Orang
1 Satu
10
Pdt Mika Uti
16 Orang
1 Satu
11
Pdt Anton Pigai
16 Orang
1 Satu
12
Pdt Andreas Pigome
6 Orang
1 Satu
13
Pdt Martinus Pigai
10 Orang
1 Satu
14
Gabungan Semua
15 Orang
1 Satu
Jumlah Jiwa Yang Permandian
288   Orang

 Postin Oleh : Ev. N.Ebakaibi Uty.


Read more