ACARA SYUKURAN WISUDAWAN -WISUDAWATI UNIVERSITAS NEGERI MANADO


ACARA SYUKURAN WISUDAWAN -WISUDAWATI

UNIVERSITAS NEGERI MANADO 

ANGKATAN PERTAMA 

KAB. PANIAI 08 ,DESEMBER 2012

Papua sedang mengalami Transpormasi


Ini berita suka cita bersama pencinta Manusia dan Alam Papua
Salah satu program dari Pemerintah Paniai Enarotali melalui Dinas Pendidikan dan pengajaran ( P dan P ) yang sangat membantu Sumber daya Manusia Papua yaitu membuka study kelas jauh atau studi guru dalam jabatan ( SGDJ ) yang sudah sukses dengan jangat membanggakan.

Pemerintah kabupaten paniai dan Universitas negeri manado, telah bekerja sama beberapa tahun yang lalu dan angkatan pertama 95 (sembilang puluh lima orang ) telah menyandang Gelar Sarjana pendidikan Pada hari sabtu 08 Desember 2012 di Universitas Negeri manado. Semua dari pesertan wisudah 95 orang rata – rata guru – guru tua.

Melalui Ketua senat Bapak. Adrianus Tekege, S.Pd memberikan kepercayaan penuh kepada Mahasiswa yang ada di se - sulawesi agar mengatur seluruh rangkain acara sukuran Wisudah. Sebelum Andi serahkan dana untuk acara sukuran beberapa hal yang di sampaikan melalui ketua Komakapa Hengki Kudiyai, bahwa kami yang sudah datang dari jauh, kami ingin juga mau merasahkan kebersamaan antara mahasiswa dengen Guru – guru agar selaluh ada hubungan antara guru – Guru dan
mahasiswa kata Andi di tengah kesibukan mengurusi semua teman – temannya.

Hari jumat 07 - 08 Desember 2012 bekerja terus mahasiswa yang ada di Se – sulawesi, untuk suksesnya kegiatan ibadah sukuran wisuda. Letak geografis antara papua dan manado bukan membatasi masak masakan makanan ras Papua yaitu bakar batu, sebalik nya mahasiswa yang ada di Sulawesi Utara bekerja keras untuk melaksanakan upacara adat bakar batu dan ibadah sukuran sehingga berjalan semua kegiatan dengan sukses.

Ibadah sukuran wisuda di laksanakan di lantai dua Aulah Geraja GMIM Ebetheiser Tomohon dan ibadah di pimpin oleh Mahasiswa Sulawesi Utara dan Firman Tuhan di kabarkan oleh Bapak Pdt. James Tumimomor, MA, M.Th.

Dalam Firmannya di tekankan bahwa kita hidup,mendapt gelar, mendapat berkat dan segalah sesuatu yang kita dapatkan dalam kehidupan kita itu bukan karena kita kuat, berhikmat, Ganteng, cantik, punya kekayaan yang berlimpa tetapi semuanya itu pasti karena kasih karuniaNya dan segalah sesuatu dalam rancanngan Tuhan.

Pasti dalam perjuangan ada air mata, keringat, merasa cepe itulah kehidupan manusia di dunia ini, agar kehidupan ini di hiasi oleh bermacam – macam pengalaman dan kisah – kisah yang menyenangkan dan tidak menyenangkan tapi semuanya ini terjadi karena dalam rancangan Maha Pencip Segalahnya. apapun yang kita lakukan jika Tuhan Yesus bersama kita tidak ada kecemasan dalan hidup.

Setelah ibadah inti selesai di lanjutkan dengan sambutan – sambutan dan sambutan yang pertama di sampaikan oleh kepalah dinas Pendidikan dan pengajaran Kabupaten paniai Bapak. Drs. Amatus A. Tatogo dan langsung di sambut dengan aplous oleh ratusan orang yang hadir dalam ruangan

Sebelum menyampaikan sambutan Amatus mengajak semua yang hadir dalam ruangan untuk aplous buat Tuhan, setelah selesai aplous selanjutnya Kepada pemerinta kabupaten paniai karena kalian sudah menyandang sarjana karena program ini di rancanng oleh Saya dan pemerintahan yang ada di kabupaten Paniai , sehingga pemerintah bisah mengalokasikan dana untuk bekerja sama dengan perguruan Tinggi yang ada di sulawesi utara yaitu Universita negeri manado.

Selanjutnya di ajak untuk aplous buat diri – sendiri ( para wisudawan – wisudawati ) karena usaha keras dan perjuangan serta pengorbanan Dana, tenaga dan waktu yang di luangkan untuk mengikuti kuliah permulaan sampai selesai sehingga bisah menyandang Gelar sarjana pendidikan.(kalou bukan aku aku tidak berhasil )

“Kita ada karena orang lain dan sebaliknya orang lain ada karena kita” dalam kehidupan kita tidak papa jika karena perjuangan seseorang orang lain berhasil itu soal biasa, jadi selamah ini saya sudah berusaha keras untuk kalian ( para wisudawan ) sukses, saya sangat bangga saat ini karena rata –rata semua Guru yang ada di kabupaten paniai sudah menyandang titel sarjana itu semua terjadi karena Kasih Tuhan tandasnya.

Jadi ini pesan buat Guru – guru yang akan kembali ke sekolah masing – masing jika selama ini kurang aktif mengajar lebih aktif lagi karena sekarang semua sudah jadi sarjana pesan kepalah dinas kepada Guru – gurunya

Kekurangan guru yang sedang terjadi di Papua khususnya paniai, deiyai, dogiyai. apalagi tahun 2013 akan pensiun 100 0rang guru dari kabupaten paniai jadi saya pesan buat ade – ade mahasiswa, yang jurusannya pendidikan, datang di sana kami siap terima kata kepalah dinas Kabupaten paniai. Tatogo juga pertegas bahwa jangan pilih jurusan sembarang karena kami di sana butuh guru (S.Pd ) kesehatan bukan ilmu hukum, ilmu pemerintahan dll karena kami btu gur dantenaga kesehatan katanya.

Kepalah dinas Drs. Amatus Tatogo juga mengingatkan apa yang di sampaikan oleh Rektor UNIMA, Bapak. Prof. Dr. Ph. Darwin. A. Tuerah, M.Si, DEA, Bahwa kita hidup untuk menghidupkan orang lain dan kita hidup untuk membuat orang di sekitar kita merasahkan kebaikan kita jadi jangan lupa setelah kita kembali kesana untuk lakukan yang terbaik.

Perlu saya sampaikan bahwa nanti 2013 akan ada S2 bagi yang sudah sarjana dan 30 orang sudah mendaftarkan diri untuk melanjutkan S2 nya, karena kami masih bekerja sama dengan UNIMA katanya

Untuk certifikasi Guru sementara bekerja sama dengan Universitas Cendrawasi jayapura kurang lebih 50% sudah di certifikasi dan yang lain sedang meyusul. Untuk penempatan Guru cerfifikasi atau guru profesional setiap sekolah harus dua orang dan di bantu oleh guru – guru yang belum di cerfikasi katanya seteleh di lontarkan pernyaan sementara makan bersama.

Sambutan yang selanjutnya di sampaikan oleh Ketua Senat sekaligus Pengawas umum Kabupaten Paniai Bpk. Adrianus Tekege, S.Pd bahwa kita sangat bersukur karena atas campur tangan Tuhan Sehingga kita semua bisah berhasil dengan sangat membanggakan. Menyambung lagi andi Kalo kembalih ke tempat kerja masing - masing jangan lupa Almamater UNIMA.

Terima kasih buat bapak kepalah dinas yang selaluh mendengar keluhan saya untuk kepentingan saya dan teman – teman guru sehingga semua kebutuhan selaluh di penuhi samapi saat ini demikian kata andi pengawas umu kabupaten paniai sekaligus ketua senat kabupaten paniai.
Ucapan terima kasih selanjutnya buat adik – adik ku mahasiswa yang sudah bekerja keras untuk suksesnya kegiatan ibadah sukuran ini sekalih lagi terima kasih Tuhan Yesus memberkati.

Ketua KPRI kabupaten paniai Bapak. Anton Tekege, S.Pd Juga dalam sambutannya untuk mahasiswa yang berasal dari papua khususnya meuwo dide jangan jadi orang tamu tapi di ajak untuk menjadi tuan rumah karena kalianlah yang akan membangun Papua ini pesan kepada mahasiswa Yang bersal dari Papua.

Di ucapkan terima kasih berulang – ulang juga di sampaikan oleh Ketua KPRI Kabupaten paniai kepada mahasiswa yang sudah bekerja keras untuk suksesnya kegiatan ibadah sukurang.

Ketua komunitas mahasiswa kabupaten paniai Hengki kudiai, juga dalam sambutanya di baca secara singkat sejarah komakapa dan meminta pemerinta Paniai harus di perhatikan mahasiswa yang ada di sulawesi khususnya sulawesi utara, dengan memcucurkan air mata, karena selama ini mahasiswa terlantar serta meminta asrama permanen karena kotas study manado, air madidi, dan tondano dan tomohon di penuhi oleh mahasiswa papua paniai, setidaknya harus harus ada satu asrama permanen di salah satu kota studi kata hengki.

Hengi juga berpesan kepada Para Guru bahwa kembali ke tempat tugas dan tolong membina, mendidik, mengajar, mengarahkan agar adik – adik kami yang sedang dalam bangku sekolah karena merekalah yang pengganti bapa ibu guru dan pemimpin masa depan papua.

Kornelia tekege, S.Pd bendahara para wisuda menyampaikan di tengah – tengah kesibukannya, kami terus – menerus beruhasa untuk menghadirkan semua mahasiswa yang sudah wisudah saat ini tapi ada Guru - guru tertentu yang sempat undurkan diri karena satu dan lain hal jadi kami sempat rasah kehilangan teman – teman kami, dia juga mengucapkan terima kasih banyak kepada suaminya selama mengurusi semuanya ini selaluh suport dan sabar, serta selaluh membantunya dalam perjuangan untuk suksesnya wisudah para Guru Tua yang berasal dari kabupaten paniai.

Ucapan terima kasih banyak kepada Para hadirin baik itu pemimpin organisasi maupun pemimpin lembaga serta pemimpin dari manapun kami sangat bangga kehadiran kita semua dan serta pengisi – pengisi acara yang sudah terlibat langsung dalam ibadah sukuran ini, dalam ucapan terima kasih oleh Paulus Tebai, S. Ked

Setelah selesai semua rangkaian acara di lanjutkan dengan santap bersama makanan raas papua yang di masak oleh mahasiswa sulawesi utara dan Gorontalo Ekina ida widoma, beberapa ayam.
Oleh Pigaibo Alpiks Pigai Aleks
Papua sedang mengalami Transpormasi

Ini berita suka cita bersama pencinta Manusia dan Alam Papua
Salah satu program dari Pemerintah Paniai Enarotali melalui Dinas Pendidikan dan pengajaran ( P dan P ) yang sangat membantu Sumber daya Manusia Papua yaitu membuka study kelas jauh atau studi guru dalam jabatan ( SGDJ ) yang sudah sukses dengan jangat membanggakan.

Pemerintah kabupaten paniai dan Universitas negeri manado, telah bekerja sama beberapa tahun yang lalu dan angkatan pertama 95 (sembilang puluh lima orang ) telah menyandang Gelar Sarjana pendidikan Pada hari sabtu 08 Desember 2012 di Universitas Negeri manado. Semua dari pesertan wisudah 95 orang rata – rata guru – guru tua.

Melalui Ketua senat Bapak. Adrianus Tekege, S.Pd memberikan kepercayaan penuh kepada Mahasiswa yang ada di se - sulawesi agar mengatur seluruh rangkain acara sukuran Wisudah. Sebelum Andi serahkan dana untuk acara sukuran beberapa hal yang di sampaikan melalui ketua Komakapa Hengki Kudiyai, bahwa kami yang sudah datang dari jauh, kami ingin juga mau merasahkan kebersamaan antara mahasiswa dengen Guru – guru agar selaluh ada hubungan antara guru – Guru dan
mahasiswa kata Andi di tengah kesibukan mengurusi semua teman – temannya.

Hari jumat 07 - 08 Desember 2012 bekerja terus mahasiswa yang ada di Se – sulawesi, untuk suksesnya kegiatan ibadah sukuran wisuda. Letak geografis antara papua dan manado bukan membatasi masak masakan makanan ras Papua yaitu bakar batu, sebalik nya mahasiswa yang ada di Sulawesi Utara bekerja keras untuk melaksanakan upacara adat bakar batu dan ibadah sukuran sehingga berjalan semua kegiatan dengan sukses.

Ibadah sukuran wisuda di laksanakan di lantai dua Aulah Geraja GMIM Ebetheiser Tomohon dan ibadah di pimpin oleh Mahasiswa Sulawesi Utara dan Firman Tuhan di kabarkan oleh Bapak Pdt. James Tumimomor, MA, M.Th.

Dalam Firmannya di tekankan bahwa kita hidup,mendapt gelar, mendapat berkat dan segalah sesuatu yang kita dapatkan dalam kehidupan kita itu bukan karena kita kuat, berhikmat, Ganteng, cantik, punya kekayaan yang berlimpa tetapi semuanya itu pasti karena kasih karuniaNya dan segalah sesuatu dalam rancanngan Tuhan.

Pasti dalam perjuangan ada air mata, keringat, merasa cepe itulah kehidupan manusia di dunia ini, agar kehidupan ini di hiasi oleh bermacam – macam pengalaman dan kisah – kisah yang menyenangkan dan tidak menyenangkan tapi semuanya ini terjadi karena dalam rancangan Maha Pencip Segalahnya. apapun yang kita lakukan jika Tuhan Yesus bersama kita tidak ada kecemasan dalan hidup.

Setelah ibadah inti selesai di lanjutkan dengan sambutan – sambutan dan sambutan yang pertama di sampaikan oleh kepalah dinas Pendidikan dan pengajaran Kabupaten paniai Bapak. Drs. Amatus A. Tatogo dan langsung di sambut dengan aplous oleh ratusan orang yang hadir dalam ruangan

Sebelum menyampaikan sambutan Amatus mengajak semua yang hadir dalam ruangan untuk aplous buat Tuhan, setelah selesai aplous selanjutnya Kepada pemerinta kabupaten paniai karena kalian sudah menyandang sarjana karena program ini di rancanng oleh Saya dan pemerintahan yang ada di kabupaten Paniai , sehingga pemerintah bisah mengalokasikan dana untuk bekerja sama dengan perguruan Tinggi yang ada di sulawesi utara yaitu Universita negeri manado.

Selanjutnya di ajak untuk aplous buat diri – sendiri ( para wisudawan – wisudawati ) karena usaha keras dan perjuangan serta pengorbanan Dana, tenaga dan waktu yang di luangkan untuk mengikuti kuliah permulaan sampai selesai sehingga bisah menyandang Gelar sarjana pendidikan.(kalou bukan aku aku tidak berhasil )

“Kita ada karena orang lain dan sebaliknya orang lain ada karena kita” dalam kehidupan kita tidak papa jika karena perjuangan seseorang orang lain berhasil itu soal biasa, jadi selamah ini saya sudah berusaha keras untuk kalian ( para wisudawan ) sukses, saya sangat bangga saat ini karena rata –rata semua Guru yang ada di kabupaten paniai sudah menyandang titel sarjana itu semua terjadi karena Kasih Tuhan tandasnya.

Jadi ini pesan buat Guru – guru yang akan kembali ke sekolah masing – masing jika selama ini kurang aktif mengajar lebih aktif lagi karena sekarang semua sudah jadi sarjana pesan kepalah dinas kepada Guru – gurunya

Kekurangan guru yang sedang terjadi di Papua khususnya paniai, deiyai, dogiyai. apalagi tahun 2013 akan pensiun 100 0rang guru dari kabupaten paniai jadi saya pesan buat ade – ade mahasiswa, yang jurusannya pendidikan, datang di sana kami siap terima kata kepalah dinas Kabupaten paniai. Tatogo juga pertegas bahwa jangan pilih jurusan sembarang karena kami di sana butuh guru (S.Pd ) kesehatan bukan ilmu hukum, ilmu pemerintahan dll karena kami btu gur dantenaga kesehatan katanya.

Kepalah dinas Drs. Amatus Tatogo juga mengingatkan apa yang di sampaikan oleh Rektor UNIMA, Bapak. Prof. Dr. Ph. Darwin. A. Tuerah, M.Si, DEA, Bahwa kita hidup untuk menghidupkan orang lain dan kita hidup untuk membuat orang di sekitar kita merasahkan kebaikan kita jadi jangan lupa setelah kita kembali kesana untuk lakukan yang terbaik.

Perlu saya sampaikan bahwa nanti 2013 akan ada S2 bagi yang sudah sarjana dan 30 orang sudah mendaftarkan diri untuk melanjutkan S2 nya, karena kami masih bekerja sama dengan UNIMA katanya

Untuk certifikasi Guru sementara bekerja sama dengan Universitas Cendrawasi jayapura kurang lebih 50% sudah di certifikasi dan yang lain sedang meyusul. Untuk penempatan Guru cerfifikasi atau guru profesional setiap sekolah harus dua orang dan di bantu oleh guru – guru yang belum di cerfikasi katanya seteleh di lontarkan pernyaan sementara makan bersama.

Sambutan yang selanjutnya di sampaikan oleh Ketua Senat sekaligus Pengawas umum Kabupaten Paniai Bpk. Adrianus Tekege, S.Pd bahwa kita sangat bersukur karena atas campur tangan Tuhan Sehingga kita semua bisah berhasil dengan sangat membanggakan. Menyambung lagi andi Kalo kembalih ke tempat kerja masing - masing jangan lupa Almamater UNIMA.

Terima kasih buat bapak kepalah dinas yang selaluh mendengar keluhan saya untuk kepentingan saya dan teman – teman guru sehingga semua kebutuhan selaluh di penuhi samapi saat ini demikian kata andi pengawas umu kabupaten paniai sekaligus ketua senat kabupaten paniai.
Ucapan terima kasih selanjutnya buat adik – adik ku mahasiswa yang sudah bekerja keras untuk suksesnya kegiatan ibadah sukuran ini sekalih lagi terima kasih Tuhan Yesus memberkati.

Ketua KPRI kabupaten paniai Bapak. Anton Tekege, S.Pd Juga dalam sambutannya untuk mahasiswa yang berasal dari papua khususnya meuwo dide jangan jadi orang tamu tapi di ajak untuk menjadi tuan rumah karena kalianlah yang akan membangun Papua ini pesan kepada mahasiswa Yang bersal dari Papua.

Di ucapkan terima kasih berulang – ulang juga di sampaikan oleh Ketua KPRI Kabupaten paniai kepada mahasiswa yang sudah bekerja keras untuk suksesnya kegiatan ibadah sukurang.

Ketua komunitas mahasiswa kabupaten paniai Hengki kudiai, juga dalam sambutanya di baca secara singkat sejarah komakapa dan meminta pemerinta Paniai harus di perhatikan mahasiswa yang ada di sulawesi khususnya sulawesi utara, dengan memcucurkan air mata, karena selama ini mahasiswa terlantar serta meminta asrama permanen karena kotas study manado, air madidi, dan tondano dan tomohon di penuhi oleh mahasiswa papua paniai, setidaknya harus harus ada satu asrama permanen di salah satu kota studi kata hengki.

Hengi juga berpesan kepada Para Guru bahwa kembali ke tempat tugas dan tolong membina, mendidik, mengajar, mengarahkan agar adik – adik kami yang sedang dalam bangku sekolah karena merekalah yang pengganti bapa ibu guru dan pemimpin masa depan papua.

Kornelia tekege, S.Pd bendahara para wisuda menyampaikan di tengah – tengah kesibukannya, kami terus – menerus beruhasa untuk menghadirkan semua mahasiswa yang sudah wisudah saat ini tapi ada Guru - guru tertentu yang sempat undurkan diri karena satu dan lain hal jadi kami sempat rasah kehilangan teman – teman kami, dia juga mengucapkan terima kasih banyak kepada suaminya selama mengurusi semuanya ini selaluh suport dan sabar, serta selaluh membantunya dalam perjuangan untuk suksesnya wisudah para Guru Tua yang berasal dari kabupaten paniai.

Ucapan terima kasih banyak kepada Para hadirin baik itu pemimpin organisasi maupun pemimpin lembaga serta pemimpin dari manapun kami sangat bangga kehadiran kita semua dan serta pengisi – pengisi acara yang sudah terlibat langsung dalam ibadah sukuran ini, dalam ucapan terima kasih oleh Paulus Tebai, S. Ked

Setelah selesai semua rangkaian acara di lanjutkan dengan santap bersama makanan raas papua yang di masak oleh mahasiswa sulawesi utara dan Gorontalo Ekina ida widoma, beberapa ayam.
Oleh Pigaibo @[100002422546757:2048:Alpiks Pigai Aleks]

Related product you might see:

Share this product :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Free Templates | Mas Template
Copyright © 2012. Solidaritas Anak Bangsa - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger