• Latest News

    Rabu, 26 Juni 2013

    LAPORAN KKN FIP -UNIMA 2013

    LAPORAN

    PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA
    ( KKN ) GELOMBANG I
    UNIVERSISTAS NEGERI MANADO
    KELOMPOK KELURAHAN KOLONGAN SATU
    KECAMATAN TOMOHON TENGAH


    DI SUSUN OLEH
    NATANIEL UTI
    MEIVA LONTAAN
    DITA.CH.N.KURENTENG



     







    UNIVERSITAS NEGERI MANADO
    FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
    JURUSAN PENDIDIKAN DASAR
    PROGRAM S1
    2013


    LEMBAR PENGESAHAN

    LAPORAN
    PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA
    UNIMA
    2013




    Tentang
    Penyusunan Dan  Pelaksanaan Program Mahasiswa
    Peserta Kuliah Kerja Nyata



    Mengetahui


          Pimpinan  Kelurahan                                                           Dosen  Pembimbing

    ALBERTUS  F.C.SENDUK, SE                                             Dr.P.PONTOH,M.Pd
    NIP.19630224 198903 1 005                                                  NIP .








    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur kami penjatkan Tuhan Yang Maha Esa , atas berkat dan lindungan-Nya sehingga kami dapat melaksanakan kuliah kerja nyata ( KKN ) di kelurahan kolongan satu kecematan tomohon tengah kota tomohon  selama dua bulan mulai 21 Januri Sampai Pada Tanggal 5 April 2013.
                Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) merupakan salah satu mata kuliah intra kurikler dalam rangka melengkapi studi mahasiswa yang nantinya akan kembali kemasyarakat lewat KKN, mahasiswa  dapat mecahkan masalah dan memberikan solusi bagi kemajuan dimana tempat mahasiswa melakukan KKN
    Selama melaksanakan kuliah kerja Nyata ( KKN), berbagai pihak telah memberikan bantuan dan dukungan, oleh karena itu kami menyampaikan terimakasih kepada :
    1.      Prof.Dr.Ph.E.A.Tuerah,M.Si DEA Selaku Rektor UNIMA
    2.      Dr.Yopy Liando,M.Pd, Selaku Ketua LPM UMUM
    3.      Dr.P.Pontoh,M.Pd Selaku Koordinator Program KKN
    4.      Koordinator Program PPM
    5.      Selaku Dosen Pembimbing Lapangan
    6.      Pemerintan Kota Tomohon
    7.      Albertus  F.C.Senduk, SE. Selaku Pimpinan Keluarahan Kolongan Satu
    8.      Pemerintah  Kecamatan Tomohon Tengah
    9.      Seluruh Masyarakt  Keluarahan Kolongan Satu
    10.  Teman –Teman KKN SE Kecamatan Tomohon Tengah
    11.  Kepada Seluruh Pihak Yang Telah Membantu Kami

    Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih terdapat kekurangan, maka untuk itu saran serta kritik yang sifatnya membangun  sangat kami  harapkan demi untuk memperbaiki segala kekurangannya .maka dari itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. semoga LAPORAN KKN ini dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan bagi penulis dan pembaca sekalian.





    Tomohon 17 Mei 2013


    Mahasiswa KKN Gelombang Pertama





                         
    BAB I
    PENDAHULUHAN
    A.    Latar Belakang
    Kuliah Kerja Nyata (KKN) diartikan sebagai keintegrasian secara menyeluruh baik dibidang keahliaan atau disiplin ilmu pengetahuan untuk mengaplikasikan teori-teori yang dimilikinya ke dalam sebuah wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan program yang harus diikuti semua mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan akademik, dimana pelaksanaan KKN ini merupakan proses yang sangat penting terhadap kelangsungan proses akhir masa perkuliahan sebagai salah satu persyaratan dan kelulusan mahasiswa.
    Dengan wahana Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaktualisasikan disiplin ilmu yang masih dalam tataran teoritis terhadap realisasi praktis dengan bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat, di samping penelitian yang dilakukan sebagai usaha pengembangan ilmu yang didapat sebelumnya. Selain itu, Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga memiliki keterampilan dalam mengatasi dan mengeliminir masalah-masalah yang terjadi di tengah masyarakat sebagai media untuk belajar membangun hubungan yang integral dalam komunitas masyarakat, sebagai obyek utama yang akan dihadapi kelak setelah menyelesaikan studi.
    Kuliah Kerja Nyata (KKN) sangat besar manfaatnya bagi para mmahasiswa maupun masyarakat pada umumnya, dimana Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan demi mendapatkan pengalaman di lapangan karena mengandung makna yang sangat penting yaitu pendidikan dan pengabdian mahasiswa yang diwujudkan dalam pengenalan dan penghayatan tentang pembangunan masyarakat serta berusaha menciptakan metode-metode pemecahan berbagai masalah dengan menggunakan kemampuan dan keterampilan yang sangat tepat terhadap situasi yang berkaitan dengan perkembangan masyarakat dalaam upaya menerapkan hasil kegiatan perkuliahan yang pernah ditempuh .
    Keberadaan perguruan tinggi pada hakekatnya adalah memenuhi tuntutan dinamika pembangunan dan kebutuhan masyarakat di bidang jasmani dan rohani serta mahasiswa dituntut mampu membina, mengembangkan atau menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni kepada masyarakat melalui salah satu darma yang harus dilaksanakan secara institusional dan professional.
    Kuliah pengabdian mahasiswa ini merupakan perwujudan dari partisipasi Perguruan Tinggi dalam upaya mengembangkan dan peningkatan pemberdayaan serta partisipasi masyarakat terhadap tuntutan kemajuan zaman melalui perkembangan iptek melalui mahasiswa. Dalam kegiatan ini, mahasiswa akan memiliki berbagai pengalaman, mulai dari berusaha untuk beradaptasi, bersosialisasi, dan saling membantu dalam menjalankan berbagai program kerja hingga memberikan solusi terhadap problematika yang timbul dalam internal peserta KKN maupun yang terjadi di tengah-tengah masyarakat majemuk seperti di kota tomohon kecamatan tomohon tengah kelurahan kolongan satu . Oleh karena itu, sarana pengembangan akademis mahasiswa UNIMA FIP  ‘ kelurahan kolongan satu perlu mengembangkan dan meningkatkan serta melaksanakan program aksinya sebagai perwujudan dari UNIVERSITAS NEGERI MANADO yang utuh, sehingga bisa memahami dan menghayati fenomena social di masyarakat secara riil, sebagai pengembangan program dalam proses belajar dan mengajarkan kepada mahasiswa denngan salah satu program yang cukup strategis adalah melalui KKN.
    Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UNIMA-FIP   ‘ sebagai bentuk pengabdiaan ilmu pengetahuan yang dilaksanakan oleh mahasiswa dengan bimbingan fakultas dan Pemerintah Daerah serta Kopertais adaalah pendekatan-pendekatan berbasis multidisiplin. Kulih pengabdian mahasiswa ini merupakan gemblengan multi selektif kearah pengembangan, motivasi dan persepsi, dimana mahasiswa tersebut melaksanakan pengabdiannya.
    Laporan ini merupakan dokumentasi kerja siswa dalam melaksanakan Kuliah Kerjaa Nyata (KKN) di Kelurahan Kolongan satu kecamatan tomohon tengah .
    B.     Dasar dan Landasan Kuliah Kerja Nyata (KKN)
    1.      Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional
    2.      Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen
    3.      Kepmenkowasbangpan Nomor 38 Tahun 1999, tentang Kedudukan dan Tugas Dosen
    4.      Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan
    5.      Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999, tentang Pendidikan Perguruan

    C.    Tujuan Pelaksanaan KKN
    Adapun tujuan penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan kolongan  satu kecamatan tomohon tengah kota tomohon  yang hendak dicapai diantaranya :
    1.      Menyamakan persepsi, sikap dan langkah Perguruan Tinggi, Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam optimalisasi pemberdayaan :
    a.       Kuliah Kerja Nyata berbasis pesantren
    b.      Kuliah Kerja Usaha di perusahaan kecil/menengah
    c.       Kuliah Kerja Nyata reguler konvensional
    2.      Memotivasi Mahasiswa KKN guna memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
    3.      Meningkatkan dan mengoptimalilsasikan koordinasi keluarga, Perguruan Tinggi, Pemerintah Daerah, Kecamatan/ kelurahan , dan Instansi terkait lainnya
    4.      Mengembangkaan ilmu sesuai dengan bidangnya, memahami teknik-teknik memecahkan masalah, da menguji teori-teori yang telah didapat mahasiswa dbangku perkuliahan serta mengetahui watak dan pribadi masyarakat, khususnya masyarakat kelurahan Sindang palay
    5.      Merumuskan masalah yang ada dan terjadi di masyarakat kelurahan Sindang palay, kemudian mencari dan memberikan solusi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang pada akhirnya diinventariskan melalui laporan akhir sebagai persyaratan maata kuliah.
    D.    Manfaat Pelaksanaan KKN
     Sesuai denngan tujuan diatas, maka manfaat yang ingin diperoleh dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Kolongan satu kecamatan tomohon tengah kota tomohon antara  :
    1.      Bagi Mahasiswa
    a.       Mahasiswa mampu mengkolaborasikan dan mengaplikasikan teori-teori praktis yang dimiliki serta bagaimana cara bermasyarakat dikaitkan dengan ilmu-ilmu yang telah di pelajari selama mengikuti materi perkuliahan di UNIMA FIP di tomohon .
    b.      Memperdalam pengertian mahasiswa tentang cara berfikir dan bekerja secara interdisipliner, sehingga daapat menghayati adanya ketergantungan, keterkaitan, dan bekerja antar sector.
    c.       Menambah pengetahuan bagaimana cara bermasyarakat yang sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat, baik norma tersurat maupun tersirat.
    d.      Mencari, menemukan dan berusaha turut andil dalam memecahkan masalah dengan menerapkan konsep dan teori ilmiah yang telah dimiliki secara objektif komprehensif.
    2.      Bagi kota tomohon kelurahan kolongan satu
    a.       Memperoleh umpan balik sebagai hasil pengintegrasian keilmuan mahasiswanya melalui proses pembanggunan fisik maupun non fisik ditengah-tengah masyarakat dan pembenahan masyarakat, sehingga kurikulum yang disusun di Perguruan Tinggi dapat disesuaikan dengan tuntutan yang aada di masyarakat sekarang dan yang akan dating.
    b.      Memperoleh berbagai kasus yang dapat digunakan sebagai contoh dalam memberikan materi perkuliahan dan menemuka berbagai masalah untuk pengembangaan penelitian.
    c.       Mewujudkan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara terpadu, selaras dan langsung kepada masyarakat.
    d.      Memantapkan program observasi pendidikan dan studi lapangan sebagai sarana belajar dan latihan pengabdian pada masyarakat dalam rangka menunjang pembangunan tepat guna
    3.      Bagi Masyarakat dan Pemerintah
    a.       Memperoleh bantuan pemikiran dan tenaga serta ilmu, teknologi dan seni dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan yang diharapkan.
    b.      Membantu masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang terutama bidang pendidikan formal, non formal dan informal.
    c.       Meningkatkan kesadara masyarakat untuk aktif dan kreatif dalam pembangunan desa swasembada sesuai dengan program pemerintah daerah
    E.     Waktu dan Tempat Kegiatan
    Kuliah kerja nyata (KKN)  UNIMA –FIP di Kelurahan kolongan satu kecamatan tomohon tengah kota tomohon mulai tanggal 21 Januri 2013 sampai dengan 5 April 2013, adapun menempat di setiap kelurahan ada yang di kota tomohon  yang ditempati mahasiswa bertempat ditengah-tengah masarakat tepatnya di  kelurahan kolongan satu kecamatan tomohon tengah kota tomohon  



    BAB II
    PELAKSANAAN KEGIATAN KKN

    A.    Deskripsi Daerah/Lokasi KKN
    1.      Letak Geografis Kelurahan  Kolongan satu
    Kelurahan kolongan  adalah salah satu kelurahan yang terletak di kecamatan tomohom tengah kabupaten  dan berada di daerah kota tomohon  dengan:
    a.       Tinggi pusat pemerintahan kelurahan kolongan satu dari permukaan laut 234. Mdl
    b.      Iklim kelurahan kolongan satu  beriklim sedang dengan suhu udara rata-rata berkisar 76-200C dengan curah hujan rata-rata 167,98 Mm, dengan jumlah bulan hujan dalam satu tahun 8 bulan.perkirahan
    c.       Jarak Pusat pemerintahan keluarahan dengan:
    1)      Ibu Kota kecamatan    :2 Km, Dengan waktu tempuh 25 menit dengan kendaraan bermotor dan 15 menit dengan mikro /ojek
    2)     Ibu kota provinsi         :26 Km, dengan jarak tempuh 1 sajam jam dengan kendaraan bermotor dan 3 jam dengan berjalan .
    d.      Batas-Batas Kelurahan Kolongan Satu
    1)      Sebelah utara berbatasan dengan Kelurahan Kolongan  Tomohon Tengah
    2)      Sebelah selatan berbabatasan dengan Kelurahan Lonsot Tomohon Selatan
    3)      Sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan  Walian /Matani Tiga Tomohon Selatan / Tengah
    4)      Sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Wolowan Satu Tomohon Barat


    2.      Luas Wilayah menurut penggunaan Kelurahan  kolongan satu
    Kelurahan kolongan satu  kecamatan tomohon tengah kota tomohon  mempunyai luas wilayah 208,25  Ha/m2 yang terdiri dari:
    a)         Luas pemukiman                           : 97,25 Ha/m2
    b)      Luas persawahan                           : 8 Ha/m2
    c)      Luas perkebunan                           : 18 Ha/m2
    d)     Luas kuburan                                 : 2  Ha/m2
    e)      Luas pekarangan                           : 62 Ha/m2
    f)       Luas taman                                    : -
    g)        Tanah perkebuana perorangan       : 18  . Ha/m2
    h)        Perkantoran                                   : 215 Ha/m2

    3.      Lembaga Kemasyarakatan 
    a.       LKMD/LKMK/LPM        : dengan Jumlah pengurus 3 orang
    b.      PKK                                  : dengan jumlah pengurus 26orang
    c.       RW                                    :  5 Unit dengan jumlah pengurus 54 orang
    d.      RT                                     : 5 unit dengan jumlah pengurus 216 orang
    e.       Kelompok tani                   :  1unit dengan jumlah pengurus 3 orang
    f.       Organisasi keagamaan       :  3 unit dengan jumlah pengurus 24 orang
    4.      Sarana Perekonomian, Perusahaan/ Usaha
    a.       Kud                                                           :  Tidak Ada
    b.      Koperasi Simpan Pinjam                           :1 Unit
    c.       Kelompok Simpan Pinjam             : 1 Unit
    d.      Lembaga Keuangan Non Bank                 : Tidak Ada
    e.       Industry Makanan                                     : Tidak Ada
    f.       Industry Alat Rumah Tangga                   : Tidak Ada
    g.      Industry Bahan Material                           : Tidak Ada
    h.      Rumah Makan / Restoran                          : Tidak Ada
    i.        Kios /Took                                                 : 4 Unit
    j.        Swalayan                                                   : 1 Unit
    k.      Industry Caroseri                                      : Tidak Ada
    l.        Pengecer Gas Dan Minyak                        : Tidak Ada
    m.    Usaha Air Minum/Isi Ulang                      : Tidak Ada
    n.      Tukang Kayu                                             : 4 Orang
    o.      Tikang Jahit                                               :  3 Orang
    p.      Tukang Cukur                                           ; 1 Orang
    q.      Tukang Servis Elektronik                          : Tidak Ada
    r.        Tukang Besi                                              : 1 Orang
    s.       Tukang Gali Sumur                                   : Tidak Ada
    t.        Tukang Pijat                                              : Tidak Ada
    u.      Tukang Las                                                : Tidak Ada
    v.      Kontrakan Rumah                                     : 4 Unit
    5.      Sarana Pendidikan
    Sarana Pendidikan Di Kelurahan Kolongan Sampai Akhir April Adalah Sebagai Berikut:
    a.       Kelompok Bermain Paud                          : Tidak Ada
    b.      Taman Kanak-Kanak (TK)                        : Tidak Ada
    c.       SD Negeri                                                             : 1 Buah
    d.      Mi Swasta/Negeri                                      : Tidak Ada
    e.       Pontren                                                      : Tidak Ada


    Sarana Keagamaan :
    a.       Kristen Protestan ’                                    :  1 Buah
    b.      Islam                                                          : Tidak Ada
    c.        Katholik                                                   : Tidak Ada
    d.      Budha                                                        : Tidak Ada
    e.       Hindu                                                        : Tidak Ada
    Saran Dan Prasarana Kesehatan :
    a.       Dokter Umum                                           : 1 Orang
    b.      Dokter Gigi                                               : Tidak Ada
    c.       Dukun Bersalin                                         : Tidak Ada
    d.      Bidan                                                         : 2 Orang
    e.       Perawat                                                     : 3 Orang
    f.       Dokter Praktek                                          : Tidak Ada
    g.      Puskesmas                                                 : 1 Unit
    h.      Posyandu                                                   :  1 Unit
    Dengan kegiatan Posyandu sebagai berikut:
    1)      Penimbagna balita setiap satu bulan sekali
    2)      Gerakan KB
    3)      Penyuluhan K3
    4)      Kegiatan pelaksanaan imunisasi nasional 
    6.      Data Dinamis
    a.       Sarana kerja dan kantor desa                                                        :-
    b.      Telepon                                                      : tidak ada
    c.       Mesin tik                                                   : 1 Buah
    d.      Komputer                                                  : 1 buah
    e.       Meja kerja                                                  : 5 buah
    f.       Kursi kerja                                                 : 13 buah
    g.      Kursi tamu                                                 : 4 buah
    h.      Lemari arsip                                               : 1 buah
    i.        Balai  Desa                                                : tidak ada
    j.        Kendaraan dinas roda dua                                    : tidak ada
    k.      Berankas                                                    : tidak ada
    l.        Mesin hitung                                             : 1 buah
    7.      Kependudukan                                                         
    Jumlah Kependudu  Kelurahan Kolongan Satu Kecamatan Tomohon Tengah
    No
    Uraian
    Laki - Laki
    Perempuan
    Jumlah
    1
    Jumlah KK
    -
    -
    346

    Jumlah Penduduk
    581 Orang
    630
    1.211
    Usia :



    0 – 4 Tahun
    35 Orang
    28
    63
    5 – 9 tahun
    44 Orang
    35
    79
    10 – 14 Tahun
    45 Orang
    47
    92
    15 – 19 Tahun
    42 Orang
    67
    109
    20 – 24 Tahun
    72
    61
    133
    25 – 29 Tahun
    52
    51
    103
    30 – 34 Tahun
    35
    53
    88
    35 – 39 Tahun
    40
    53
    93
    40 – 44 Tahun
    40
    48
    88
    45 – 49 Tahun
    41
    58
    99
    50 – 54 Tahun
    57
    43
    100
    55 – 59 Tahun
    33
    28
    61
    60 – 64 Tahun
    23
    9
    22 
    64 Tahun keatas
    20
    22
    42













    8.      Data Infrastruktur
    a.       Panjang Jalan Aspal                                  : 3.400 M
    b.      Panjang Jembatan Beton                           : 5.566 M
    c.       Jumlah Jembatan Beton                            : 4 buah
    d.      Jumlah Jembatan Kayu                             :  -
    e.       Jumlah pangkalan ojeg                              : 3  buah
    f.       Angkutan Perkotaan                                 : 8 unit
    g.      Jumalah keluarga yg punya motor            :  105 orang
    h.      Jumlah memiliki TV dan elektronik lainya: 347 unit
    i.        Jumlah Parabola                                        : 40 unit
    j.        Jumalah keluarga memiliki ternak kecil  : 42 keluarga
    k.      Jumlah keluarga memiliki usaha di pasar tradisional.7  keluarga
    l.        Jumalah keluarga yang memiliki WC yang sehat. 279 orang
    m.    Prasarana dan sarana lain
    1)      Kantor                          : 5 buah
    2)      Puskesmas                                :-
    3)      Puskesmas pembantu                :-
    4)      Gedung Sekolah Dasar : 1 buah
    n.      Kelembagaan
    1)      LPMD,Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa
    2)      Kelompok Tani
    3)      Organisasi PKK
    4)      Organisasi Pengerak PKK di kelurahan kolongan satu telah        
                melaksanakan kegiatan sebagai berikut :
    *      Kegiatan Pokja I ( Kegiatan Penghayatan dan Pengalaman
    Pancasila serta gotong royong )
    *      Kegiatan Pokja II ( Kegiatan pendidikan keteramplan pengembangan koprasi )
    *      Kegtatan Pokja III ( Kegiatan pangan perumahan dan tatalaksana rumah tangga )
    *      Kgiatan Pokja IV ( Kegiatan kesehatan perecanaan lingkungan hidup )

    B.     SEJARAH KAMPUNG KOLONGAN (KOLONGAN SATU)
    Sejak dahulu kala ditempat yang menjadi pokok sejarah ini sudah berbentuk kampung yang sudah berabad-abad tahun didiami oleh sekian penduduk yang dipimpin oleh seorang tokoh adat sebagai ketua adat yang secara adat  tombulu disebut  Tonaas Wangko Umbanua  dan dibantu oleh tokoh-tokoh adat yang menurut adat Tombulu di sebut  Walia  merekalah yang menjadi  sebagai pemerintah kampong yang secara adat tombulu disebut “Walak  pa’tutuan Umbanua dan kampong tersebut  diberi nama  Tonsaru yang artinya siap menghadapi segala tantangan.  Dan untuk menjaga keamanan dan ketentraman  penduduk tokoh adat bersama penduduk membuat benteng sebagai pertahanan yang dilengkapi berupa senjata untuk digunakan bila ada musuh yang mau menyerang  kampung, dalam benteng dibuatkan bak-bak air yang oleh adat tombulu  disebut “Lantang  untuk diisi air yang sudah dicampur  diaduk dengan  rica dilengkapi dengan alat tarik tolak air rica untuk disemprotkan kepada musuh  yang disebut “Kekeresoten  dan alat tombak yang disebut “Wengkow/Tutuza” . Dan untuk fasilitas tanah pekuburan waktu itu tidak ada. Kuburan hanya menggunakan  tanah kintal milik sendiri oleh penduduk, dan kalau ada yang meninggal  tidak menggunakan peti mayat tapi secara adat menggunakan  yang disebut “Waruga  bagi orang dewasa  yang meninggal tetapi kalau anak-anak meninggal menggunakan yang disebut “Kure  ukuran besar.
    Dan setelah berabad-abad tahun hidup berkembang  dan pada suatu waktu  tahun ketahuan sampai pada tahun 1842 terjadilah beberapa musibah antara lain musibah penyakit semacam penyakit babi  yang disebut “Ampoi ne Wawi  dan musibah gempa bumi yang adat tombulu disebut “Menge’zo  kemudian disusul dengan musibah angin badai yang adat tombulu disebut “Walintukan” yang mengakibatkan kampung hancur porak poranda. Pada waktu itulah penduduk  meninggalkan kampung dan tersebar mencari tempat  diseluruh pelosok yang sudah menjadi  Desa/Kelurahan di Tomohon yang dulu disebut “Toumuung” ( Kamasi, Talete, Paslaten, Kolongan, Matani dan Walian).


    Dan sebagian dari penduduk mencari dan telah mendapat tempat yang disebut “Kolongan”   yang pada dasarnya nama kolongan diambil pada mata air yang ditemui ada tumbuhan talas yang daunnya berwarna hijau putih yang menurut adat warna itu disebut “kolongan” inilah dasar desa /kelurahan kolongan yang pada waktu itu dipimpin oleh tokoh adat sebagai ketua adat sekaligus sebagai hukum tua yang bernama opo ”TOLOLIU” dengan demikian kampung Tonsaru yang ditinggalkan oleh penduduk pada masa tahun 1842 ini menurut adat bahasa Tombulu bernama “Nimawanua” yang artinya bekas kampung dulu. Dan sejak ditinggalkan Nimawanua ini tetap masuk wilayah hukum kolongan sampai pada tahun 2008 telah diadakan pemekaran sehingga dari 29 Agustus tahun 2008 sampai saat ini telah resmi menjadi kelurahan “Kolongan Satu” demikian sejarah kampung kolongan ini telah ditulis berdasarkan informasi dari tokoh- tokoh adat yang ada di kolongan pada waktu lalu.
                                                                                 
    Sumber : - Tokoh Adat Dan Tokoh Masyarakat
                      Kolongan dan Kolongan satu




    BAB III

    PENUTUP

    A.     KESIMPULAN

    Dengan banyak kebutuhan masyarakat kelurahan Kolongan satu untuk membangun dan memperindah desa mereka ,kami Mahasiswa KKN terpanggil dan berusaha untuk memberi  yang terbaik  bagi masyarakat Kelurahan kolongan satu  dalam menyelesaikan program kerja ,kami banyak mengadapai halangan dan rintangan baik dalam maupun luar .

    Program kami fisik dan non fisik yang telah terlaksana, ternyata boleh mengambil  dalam rotong royong bersama masyarakt kolongan satu membuat pagal di kelurahan kolongan satu,sensus penduduk ,dan membuat struktur pemerintahan dan lain –lainnya
    Setelah melaksanakan kegiatan kuliah kerja Nyata (KKN) di kelurahan yang dilakukan melalui observasi pada akhirnya dapat di tarik kesimpulan yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bagi pembaca pada umumnya dan bagi para peserta kuliah kerja nyata (KKN) pada khususnya, adapun kesimpulan yang kami dapatkan antara lain:
    1.      Kelurahan Kolongan Satu Kecamatan Tomohon Tengah  merupakan daerah yang sedang berkembang yang sebagian penduduknya masih kuat dalam keagamaannya.
    2.      Sarana dan prasarana cukup memadai untuk melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN)
    3.      Respon masyarakat terhadap peserta KKN sangat baik dan mendukung dalam setiap kegiatan.
    4.      Sebagian besar kehidupan masyarakat cukup baik yang pada intinya masih banyak kegiatan gotong royong dalam menyelesaikan kegiatan yang bersifat umum dan keagamaan.


    B.     SARAN 
    Saran kami sebagai peserta KKN yang masih kurang pengalaman dalam bidang kemasarakatan semoga dapat dijadikan pengalaman. Dengan segala hormat dan kerendahan hati berikut ini kami mengemukakan beberapa saran-saran yang mudah-mudahan dapat menjadi bahan pertimbangan dan perhatian bagi kesejahtraan masarakat itu sendiri, adapun saran-saran kami selaku peserta KKN adalah sebagia berikut:
    1.      Kami mengharapkan agar segala masalah yang kami temukan dimasarakat agar menjadi bahan perbandingan untuk dijadikan recomendasi kepada instansi yang terkait sehingga pelaksanaan pembangunan khususnya dikelurahan kolongan satu dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya dan sebagaimana mestinya.
    2.      Hendaknya hubungan antara pemerintah dan masarakat terjalin akrab sehingga masarakat mengetahui semua keputusan dan kebijakan yang di ambil pemerintah.
    3.      Agar  pemerintah pusat dan daerah bisa memberikan solusi dan bantuan kepada masyarakat diharapkan dapat terjun langsung kelapangan guna melihat kekurangan ataupun kendala yang di hadapi pemerintah kelurahan kolongan satu




                                                                                                   By.Amoye Naut Uti
















    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: LAPORAN KKN FIP -UNIMA 2013 Rating: 5 Reviewed By: Awi_ PAPUA
    Scroll to Top