Gubernur Lantik Karateker Bupati Mimika




JAYAPURA [PAPOS] – Gubernur Papua Lukas Enembe,SIPP.MH memerintahkan karateker Bupati Mimika Ausilius You agar secepatnya menyelesaikan Pilkada Bupati Mimika Putaran kedua.
Hal ini diungkapkan Gubernur Papua Lukas Enembe,SIP.MH dalam sambutannya ketika melantik Karateker Bupati Mimika Karateker Bupati Mimika di Hotel Sahid Papua, Rabu (26/2) kemarin.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh Pangdam XVII Cenderawasih Cristian Zebua, Kapolda Papua Tito Karnavian, Sekda Papua TEA Hery Dosinaen dan Asisten Dua Setda Papya Drs.Elia I.Loupatty serta dihadiri pula oleh Muspida dari Kabupaten Mimika serta masyarakat.
“Pilkada Mimika Putaran kedua tidak boleh lagi ditunda-tunda, saya ingin jelaskan bahwa pilkada putaran kedua di Kabupaten Mimika harus bisa diselesaikan tahun ini,” ungkapnya.
Untuk itu, kata Gubernur, setalah karateker Bupati Mimika dilantik. Tugas Bupati sekarang bersama kapolres, unsur pimpinan DPRD dan anggota DPRD Mimika tolong diselesaikan pilkada putaran kedua ini jangan ditarik-tarik lagi.
“Karena kita mau pemilu legislative ini semua harus berjalan baik, jangan lagi ada hambatan-hambatan,” terangnya.
 Dengan demikia, tugas bupati sekarang adalah mengeluarkan anggaran untuk segera mengatur dengan KPU dalam melaksanakan pemilukada Mimika putaran kedua, karena memang tidak bisa kewenangan pelaksana tugas Bupati lebih banyak lagi.
“Namun sekarang sudah bisa, ya kalau DPRD ya kita ajukan anggaran tahun lalu untuk melaksanakan pemilukada putaran kedua,” terangnya.
Dijelaskannya, bupati adalah jabatan politis tertinggi di suatu kabupaten yang memiliki peran dan tugas sangat strategis, pelayanan pemerintahan dan pembangunan serta kemasyarakatan.
Kabupaten Mimika sebagai salah kabupaten dari 28 kabupaten/kota, saat ini sedang mengalami masalah krisis kepemimpinan. karena telah berakhir masa kepemimpinan bupati dan wakil bupati, yakni Klemen Tinal SE, MM yang kini menjabat Waki Gubernur Papua dan Abudl Muis yang merupakan salah satu calon Bupati Mimika.
 “Secara politis, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Negara kesatuan Republik Indonesia, maka KPU Kabupaten Mimika telah menggelar pemilihan kepala daerah Kabupaten Mimika untuk memilih bupati dan wakil bupati yang akan memimpin 5 tahun mendatang,” tandasnya.
 Kepada semua Bupati dan Wali Kota memiliki kewajiban untuk menyiapkan secara baik seluruh tahapan pemilukada. Sebab jika masa jabatan sudah mau berakhir, sudah menyiapkan orang. Jangan tidak menyiapkan orang lalu dalam pilkada terjadi masalah. Hal Ini juga terjadi di seluruh Indonesia. 
Kenapa bisa terkatung-katung pilkada Mimika, Kata Gubernur, karena saat ini tidak boleh lagi ada pilkada karena menyongsong pemilu legislative. Ini terjadi karena persiapan dari awal tidak benar.
 “Saya harus katakan  begitu. Mungkin terlalu rakus atau percaya diri. Seharusnya jika dari awal disiapkan secara baik, jika masuk putaran kedua seharusnya sudah diajukan  caretaker dan sebelumnya saudara meneruskan sampai jabatan berakhir, sehingga hal ini membuat masalah di Mimika,” tegas Gubernur.
Jangan salahkan gubernur dan wakil gubernur. Kalau dari awal diusulkan orangnya dan caretaker mempersiapkan pemilukada baik 1 putaran atau 2 putaran, itu sesungguhnya sudah bisa selesai. Tapi, maunya terus sampai masa jabatan berakhir.
Sehingga Gubernur mengambil tindakan melantik Sekda, karena Provinsi harus dapat mengambil kebijakan. Sekda harus dilantik secara paksa, karena Sekda lama sakit cukup parah. Ini konsekuensi dari Gubernur untuk melakukan seperti itu.
“Beliau belum pensiun, tapi demi suksesnya atau berjalannya pemerintahan dan pelaksanaan pemilukada di Kabupaten Mimika, maka harus dilantik pejabat baru,” jelasnya.
Saat ini yang menjadi tugas semua pihak adalah dalam satu bulan ini mampukah melaksanakan pemilukada putaran kedua. Apalagi, pada 9 April 2014 sudah masuk pada pemilu legislative.
“Saya terima kasih kepada Kapolda yang membantu kita untuk pengamanan daerah maupun membantu proses tahapan-tahapan pemilukada Mimika,” tuturnya.
 Oleh karena itu, semua yang bertugas baik Pemprov dan pemerintah kabupaten diharapkan bertanggungjawab bagaimana di Mimika  pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan penyelenggaran pilkada putaran kedua harus dipastikan dalam tahun ini harus selesai.
Sementara itu, karateker Bupati Mimika Ausilius You mengaku, tugas pertama yang akan dilakukan adalah penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Mimika dan mensukseskan prosesi penyelenggaraan pemilukada putaran kedua di Kabupaten Mimika.
“Oleh  karena itu,pihaknya mengharapkan seluruh stakeholder untuk ikut mendukung kepentingan besar dan ke depan agenda nasional yakni pemilu legislative dan pemilu presiden kami harus sukseskan,” tandasnya.
Dirinya akan segera menggelar pertemuan dengan Muspida plus terutama lebih pada proses penyelenggaraan pemilukada putaran kedua ini.  Di samping itu, akan mendorong wakil rakyat atau DPRD Mimika untuk segera melakukan pembahasan APBD Tahun Anggaran 2014, yang rencananya akan digelar Senin depan.
KPU memang belum menyerahkan jadwal pemilukada Kabupaten Mimika putaran kedua, namun dalam waktu dekat diharapkan  segera diserahkan.  Mengenai soal usulan dana pemilukada putaran kedua Kabupaten Mimika memang telah diusulkan sebesar Rp 23 miliar oleh KPU Provinsi Papua.
“Karena itu, kami telah akomodir dalam KUA dan PPAS, besarannya untuk kepentingan KPU sebesar Rp 23 miliar, untuk keamanan Rp 4 miliar dan Panwaslu Rp 1,5 miliar,” terangnya.[tho]
Terakhir diperbarui pada


 

Related product you might see:

Share this product :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Free Templates | Mas Template
Copyright © 2012. Solidaritas Anak Bangsa - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger