RENUNGAN UNTUK SEMUA ANAK..!! INGATLAH ORANG TUA RELA BERKORBAN APA SAJA SAAT MEMBESARKANMU


RENUNGAN UNTUK SEMUA ANAK..!! INGATLAH ORANG TUA RELA BERKORBAN APA SAJA SAAT MEMBESARKANMU,,,BERBAKTILAH SEBELUM TERLAMBAT..!!! AYO YANG SETUJU LIKE DAN BAGIKAN..



Satu narasi buat hati tiap-tiap anak bakal rasakan rasa sedih karena sikapnya pada orangtua sendiri.
Ada seorang pria tua yang sudah berusia mengambil keputusan tinggal bersama dengan anak lelaki sulungnya. Anaknya itu telah menikah dan punyai anak berusia lima th.. Pria tua itu karena telah faktor umur, tangannya kerap gemetaran, pandangan telah semakin kabur, jalannya telah tak kuat seperti dahulu.

Satu malam, saat tengah makan malam berbarengan keluarga anaknya, pria tua itu menjatuhkan gelas susunya sampai buat meja makan jadi sedikit berantakan. Terkecuali gelas susu, ia juga kesulitan makan karena tangannya sering gemetaran dan saat makan sedikit berantakan.

Apa yang terjadi?
Menantu dan anak lelaki kandungnya agak merasa jengkel akibat momen itu. Anak lelakinya berkata pada istrinya ‘Karena peristiwa itu kita harus kerjakan satu hal pada bapak. ’

Dan istrinya menjawab,
‘Kita tidak punyai persediaan susu yang banyak untuk selalu ditumpahkan. Ayah juga sering berisik saat makan. Saya lelah bersihkan makanan yang berantakan dilantai usai makan’.

Dicapailah perjanjian pada istri dan anak lelaki kakek itu.
Mereka selanjutnya buat satu meja makan yang kecil dan menempatkan disudut ruang tak jauh dengan ruangan makan keluarga. Diluar itu mereka berdua siapkan gelas plastik, piring plastik untuk orang tuanya. Hal sejenis ini ditangani agar saat gelas jatuh tidak pecah.

Hari untuk berhari berlalu
dimana orangtua mereka memakai


saat untuk makan di meja kecil itu dengan diwaktu
bersamaan anak, menantu dan cucunya makan
di meja paling penting keluarga.
Satu saat saat makan malam, menantu dan anaknya lihat orangtua mereka tengah

makan. Tampak terang pria tua itu tengah rasa sedih. Namun, apa yang berjalan. Anak lelakinya berucap, tidak ada lagi gelas dan piring yang jatuh dan pecah.

Malampun sudah larut. Ketika siang hari saat jam istirahat kerja, anak lelaki pria tua itu pulang dari kantor dan didapati anaknya sendiri tengah repot bermain dengan mainan biasanya dari plastic seperti gelas, piring, sendok dll. Ia juga menanyakan, Nak gemari mainnya, apa yang tengah anda kerjakan?
Anak kecil 5 th. yakni cucu dari pria tua itu menjawab dengan polos. ‘ Piring sama gelasnya saya siapin dan berikanlah untuk bapak dan ibu saat saya telah besar nantinya. ’

Mendengar kalimat dari anaknya sendiri, sekian menghujam pria itu. Ia sekian sedih karena merasa bersalah pada Ayahnya dan ia juga menangis. Mulai hari itu, meja kecil untuk ayahnya disimpan. Lalu ia berbarengan istrinya minta maaf pada ayahnya karena memperlakukannya seperti orang lain di rumah mereka.
Sejak mulai hari itu, ayahnya telah berkumpul dan makan berbarengan di meja makan keluarga. Bahkan saat ayahnya menjatuhkan sendok, gelas sesekali atau makanan yang berantakan ia segera bersihkan sendiri.

Sahabat, jadikanlah gambaran cerita itu sebagai renungan untuk pribadi sendiri. Yaitu sudah keharusan tiap-tiap anak untuk memperlakukan orang tuanya baik Ibu atau Bapak dengan baik saat mereka berusia lanjut. Ingatlah, saat kita masih tetap kecil orangtua kita dengan tulus membuat perlindungan, melindungi, berikan perhatian bahkan ikhlas bertaruh nyawa untuk anaknya tercinta. Jadi, jangan pernah meskipun bikin hati orangtua bersedih karena perbuatan kita.

Ya Allah, ampunilah kami karena telah lupa membuat perlindungan ke-2 orangtua kami, Ya Allah sayangilah mereka seperti mereka menyayangi kami pada saat kami kecil. Amin. Semoga bermanfaat, jazakumullah.
 
 sumber :internet 
Posting Oleh : Ev. N Ebakaiby Uty



Written by

0 komentar: